Laron keluar setelah hujan: tamu biasa atau tanda rayap?
Setelah hujan pertama yang menyudahi kemarau, laron biasanya berdatangan ke lampu teras dan lampu dalam rumah. Banyak orang menganggapnya gangguan musiman saja. Padahal laron punya kaitan langsung dengan rayap.
Laron itu rayap bersayap
Laron adalah calon raja dan ratu yang meninggalkan koloninya untuk kawin, lalu mencari tempat membangun sarang baru. Pemicunya udara dan tanah yang mendadak lembap setelah hujan.
Laron yang datang dari luar dan hanya mengerumuni lampu termasuk hal yang wajar. Yang perlu dicermati adalah laron yang keluar dari dalam rumah, misalnya dari celah lantai, retakan dinding, atau kusen. Itu bisa menandakan ada koloni di dekat bangunan.
Tanda yang bisa dicek sendiri
- Tumpukan sayap laron di dekat jendela atau kusen.
- Jalur tanah seperti terowongan kecil di dinding atau fondasi.
- Kayu yang terdengar kopong saat diketuk.
- Serbuk halus di bawah perabot kayu.
Supaya rumah tidak dilirik koloni baru
- Sapu sayap dan laron yang berjatuhan, jangan dibiarkan menumpuk.
- Redupkan lampu teras saat laron sedang beterbangan.
- Tutup celah dan retakan di dinding atau lantai.
- Jauhkan kayu bekas, kardus, dan barang lembap dari dinding.
- Perbaiki talang atau pipa yang bocor, karena rayap menyukai tempat lembap.
Kalau tanda-tandanya sudah banyak, minta pengecekan dari pihak yang paham supaya terlihat seberapa luas koloninya. Kalau ragu soal biaya atau garansi jasa, baca juga apa yang perlu ditanyakan sebelum membayar jasa anti rayap.